13 Februari 2016

Wisata Rumah Terapung Di Bangring Banyuwangi

Rumah Apung Bangsring terletak sekitar 20 meter dari bibir Pantai Bangsring. Untuk menuju ke rumah apung, wisatawan menaiki kapal yang dikelola para nelayan sekitar dengan harga sangat terjangkau.

Video =  https://www.youtube.com/watch?v=TqlucustSGI

Saat ini, Rumah Apung tersebut mempunyai fasilitas 8 keramba penyelamatan hiu, 17 Kano, 4 banana boat, beragam peralatan selam, dan 35 toilet yang representatif. Wisatawan bisa berenang bersama anakan hiu yang telah diselamatkan setelah terluka saat terkena jaring nelayan.

"Pengunjung bisa berenang dengan hiu, melakukan aktivitas konservasi seperti penanaman mangrove dan transplantasi terumbu karang," imbuhnya.
Pengunjung juga bisa nikmati indahnya alam bawah laut di Pantai Bangsring. Keindahan terumbu karang ada mulai dari kedalaman 1 meter sampai 20 meter. Bagi pemula, keindahan bawah laut sudah bisa dilihat di kedalaman 1 meter.

Tak jauh dari rumah apung itu, tampak Pulau Tabuhan, sebuah pulau dengan pantai berpasir putih dengan air yang sangat jernih. Beragam ikan bisa dilihat hanya dari kedalaman tak sampai 50 centimeter. Pulau itu juga dijadikan tempat berselancar layang dan angin oleh para wisatawan dan peselancar profesional.

Ke depan, sambung Ikhwan, berbagai perbaikan fasilitas rumah apung akan terus dilakukan. Apalagi, Rumah Apung Bangsring telah ditetapkan sebagai contoh pengelolaan rumah apung terbaik se-Indonesia oleh pemerintah pusat Kelompok nelayan yang dikomandoi Ikhwan secara intens berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah untuk bersama meningkatkan geliat wisata sekaligus mendorong edukasi perikanan-kelautan.

"Saat ini Banyuwangi sedang bergeliat wisatanya. Kami berharap dan berupaya agar momentum ini bisa dijaga serta ditingkatkan agar bisa memberi dampak optimal ke warga," kata Ikhwan yang telah mendapat berbagai penghargaan karena inisiatifnya memberdayakan warga pesisir.



Tidak ada komentar: