07 Februari 2016

Banyuwangi Raih Penghargaan SAKIP Terbaik Se Jatim dari Menpan- RB

Prestasi mentereng kembali berhasil direngkuh Pemkab Banyuwangi di awal tahun 2016 ini. Kali ini, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi (PAN-RB) RI menasbihkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Banyuwangi  tahun 2015 sebagai yang terbaik se-Jawa Timur (Jatim).
            Penghargaan diserahkan langsung Menteri PAN-RB, Yuddi Chrisnandi kepada Penjabat (Pj) Bupati Zarkasi di Gedung Grahadi, Surabaya, kemarin (5/2). Penyerahan penghargaan dilakukan pada acara penyerahan Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Kabupaten dan Kota Se-Jatim dan Sulawesi.
            Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Slamet Kariyono, mengatakan SAKIP Pemkab Banyuwangi tahun 2015 mendapat predikat “B” dengan nilai 65,41 alias terbaik di Jatim. “Penilaian SAKIP dilakukan berjenjang oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dan Kementerian PAN-RB,” ujarnya.
            Menurut Sekkab, kunci keberhasilan Banyuwangi meraih predikat memuaskan tersebut adalah komitmen pimpinan daerah yang sangat tinggi dan konsisten terhadap dokumen perencanaan sampai pertanggungjawaban pembangunan. “Hal ini juga ditopang oleh kebersamaan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD),” kata dia.
Selain itu, imbuh Sekkab Slamet, Tim SAKIP Pemkab Banyuwangi selalu melakukan evaluasi terhadap kinerja SKPD. Bukan itu saja, Tim SAKIP tersebut juga selalu berkonsultasi kepada Pemprov dan Kementerian PAN-RB.
            Sementara itu, saat memberikan arahan, Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi, menekankan poin penting yang menjadi pertimbangan penilaian, yakn komitmen dan inovasi yang dilakukan setiap kepala daerah. “50 persen scoring ditentukan oleh sejauh mana komitmen kepala daerah untuk melakukan perubahan tata kelola pemerintahan yang taat asas,” cetusnya.
            Selain Banyuwangi, ada sembilan kabupaten dan kota lain di antara 38 kabupaten/kota se-Jatim yang juga mendapat predikat B. Kabupaten dan kota tersebut antara lain, Sidoarjo, Kabupaten Tulungagung, Kota Malang, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Pacitan, Kota Surabaya, dan Kabupaten Bojonegoro.
SAKIP Pemkab Banyuwangi tahun 2015 dengan nilai 65,41 tersebut jauh melampaui nilai rata-rata Jatim. Dari situs resmi Kementerian PAN-RB, SAKIP rata-rata Jatim pada periode yang sama “hanya” sebesar 53,21. (Humas Protokol)

Tidak ada komentar: