28 Juni 2014

Jokowi Blusukan ke Rogojampi-Genteng-Banyuwangi

  Perjalanan ke Pasar Genteng, Banyuwangi, sebelum ke Jember dan Malang.BANYUWANGI, KOMPAS.com — Sosok tinggi besar yang terkenal dengan hasil surveinya di salah satu acara reality show di televisi swasta menarik perhatian pengunjung Pasar Rogojampi. Cak Lontong menemani calon presiden nomor urut 2 Joko Widodo saat blusukan di Banyuwangi, Jumat (27/6/2014).

Sepanjang jalan, warga berteriak-teriak memanggil nama Cak Lontong.

"Hasil survei membuktikan kalau Jokowi, presiden 9 Juli nanti," katanya, sambil mengacungkan salam dua jari khas pendukung Jokowi yang disambut dengan tepuk tangan warga.

Lelaki yang memiliki nama asli Lis Hartono itu mengaku mendukung Jokowi 100 persen.

"Ini pertama kalinya saya ikut blusukan Pak Jokowi dan juga pertama kali datang ke Banyuwangi," ujarnya.

Menurut Cak Lontong, sebelumnya dia hanya mengikuti beberapa kegiatan relawan Jokowi di sekitar Jakarta sebagai bentuk dukungan.

Banyak warga yang mengajak Cak Lontong untuk berfoto selfie di sepanjang jalan pasar Rogojampi. Hal ini sempat membuat jalur utama menuju Kota Banyuwangi macet.

"Enggak apa-apa enggak foto sama Pak Jokowi. Foto sama Cak Lontong aja," kata Susiana, salah satu pedagang buah di Pasar Rogojampi.

Sementara itu, karena massa yang datang cukup banyak, Joko Widodo hanya sebentar keluar dari mobil Kijang Innova warna putih dengan pelat nomor L 1917 EX untuk menyalami warga yang sudah menunggunya.

Dia lalu menunaikan shalat Jumat di Masjid Baiturrahman Rogojampi, lalu melanjutkan perjalanan ke Pasar Genteng, Banyuwangi, sebelum ke Jember dan Malang.
by Lintank Truck=Jasa kiriman barang dll-wil Bali & Jawa
Call=081358222229
http://discoverybanyuwangi.blogspot.com/
http://www.youtube.com/user/onielmc?f...
Lintank Tampo=Jual Matrial Pasir ,Batu dll
Ayam Kalkun-Ketawa,,Ps3,Cell,Net n Shop

27 Juni 2014

Ke Banyuwangi, Jokowi Cuma "Blusukan" di Dua Pasar

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Calon presiden Joko Widodo bakal "blusukan" di Pasar Banyuwangi, Jumat (27/06/2014). "Iya, rencananya ada dua pasar di Banyuwangi, Pasar Rogojampi dan Pasar Genteng," ungkap Rudi Santoso, Juru bicara tim pemenangan Jokowi JK Kabupaten Banyuwangi.

Rudi mengatakan, tidak ada kampanye terbuka di Banyuwangi. "Hanya 'blusukan' agar lebih dekat dengan masyarakat. Hari ini Pak Jokowi juga dijadwalkan ke Jember dan Malang," tambahnya.

Sementara itu, puluhan pendukung Jokowi JK nampak memenuhi halaman Bandara Blimbingsari Banyuwangi. Mereka juga memasang poster dukungan di halaman bandara untuk menyambut Jokowi.

"Kita sudah nunggu Pak Jokowi mulai jam 8 pagi tadi. Nggak masalah yang penting bisa ketemu sama pak Jokowi," ungkap Purnomo, salah satu laskar Jokowi.

Lelaki yang tinggal di "Kampung Jokowi" Kelurahan Temenggungan itu mengaku cuti bekerja untuk menyambut Jokowi. Ia bersama dengan puluhan rekan-rekannya menyanyikan lagu-lagu dukungan untuk Jokowi, dan menjadi perhatian penumpang regular yang ada di bandara Blimbingsari.

15 Juni 2014

Alas Purwo-MAN Srono


 Alas Purwo-MAN Srono di Goa-goa Alas Purwo-Banyuwangi

    foto lengkapnya di menu communitas
Video Goyang di Alas Purwo= http://www.youtube.com/watch?v=f-dTOtNAy30
Video Goa2 Angker di Alas Purwo-Goa Istana-Mayangkoro-Padepokan=
 http://www.youtube.com/watch?v=A2ORBsr3ClM

15 Mei 2014

Mesin Kapal Fery Terbakar di Selat Bali

Banyuwangi - Kapal Motor Penumpang (KMP) Reny II terbakar di bagian mesin saat menyeberangi Pelabuhan Gilimanuk, Bali, menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu, 14 Mei 2014. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu karena 57 penumpang di dalamnya berhasil dievakuasi. (Baca juga: Kapal Ekspres Bahari Terbakar, Ibu dan Bayi Tewas)

Mesin KMP milik PT Djembatan Nusantara itu terbakar di mesin induk kanan sekitar pukul 06.00 Wib, berjarak 1 mil dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Kapal itu membawa 57 penumpang, 15 unit roda dua, dan 11 unit roda empat.

Huzaimah, 25 tahun, salah satu penumpang, mengatakan saat itu dia sedang tertidur di lantai satu yang dekat dengan mesin. Tiba-tiba mesin mengeluarkan suara ledakan kecil dan mengeluarkan asap hitam tebal. "Saya langsung panik," kata perempuan asal Jember, Jawa Timur, ini.

Menurut Huzaimah, seluruh penumpang lalu diminta naik ke lantai dua dan memakai pelampung. Sekitar 30 menit, penumpang dievakuasi ke KMP Niaga Nusantara. Huzaimah bekerja di Denpasar, Bali, dan berniat pulang ke kampung halamannya di Jember.

Komariyah, penumpang lainnya, mengaku langsung panik saat mesin kapal tiba-tiba mati. Apalagi dia juga melihat asap membumbung tinggi. "Saya khawatir karena bawa anak," kata Komariyah yang juga akan pulang ke Jember.

Kepala PT ASDP Pelabuhan Ketapang, Waspada Heruwanto, mengatakan pihaknya mengerahkan dua kapal tunda untuk menarik KMP Reny. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi pada pukul 07.10 Wib. Penumpang yang telah dievakuasi kini ditempatkan di ruang tunggu VIP pelabuhan.

09 Mei 2014

Mei 2014, Hujan Meteor Terbesar Diprediksi Muncul

CALIFORNIA - Hujan meteor menjadi fenomena yang paling ditunggu para pengamat langit (skywatcher) atau peneliti. Astronom memprediksi bahwa puncak dari fenomena hujan meteor terbesar bakal muncul pada 23-24 Mei 2014.

Dilansir Nbcnews, Rabu (12/6/2013), pertunjukkan langit ini disebabkan karena Bumi berada di perjalanan orbit pertamanya melalui objek luar angkasa Comet 209P/LINEAR (2004 CB). "Kami belum pernah melihat meteor ini sebelumnya," kata Bill Cooke dari Meteoroid Environment Office NASA.

Kabarnya, meteor ini akan berada di utara konstelasi Camelopardalis. Waktu puncak penampakkan fenomena 'bintang jatuh' ini akan berada di antara pukul 02.00 dan 05.00 ET (Eastern Time) di 24 Mei 2014.

Beberapa peneliti menduga bahwa fenomena hujan meteor ini ini bisa terlihat sebanyak 400 kilau cahaya per jam. Astronom Peter Jenniskens dan Esko Lyytinen mengatakan, ada kesempatan untuk menyaksikan hujan meteor pada Mei tahun depan. Peneliti akan melakukan penelitian tambahan pada Comet 209P ini untuk menentukan waktu puncak hujan meteor secara pasti.

Khusus perkiraan penampakkan fenomena meteor shower baru-baru ini, yang dikatakan nongol di awal Selasa justru mengecewakan para pengamat langit. Kabarnya, hujan meteor Gamma Delphini yang disebut-sebut akan muncul pekan ini justru tak terlihat.

Cooke mengatakan, kemungkinan hujan meteor ini benar muncul, namun tidak menampilkan jejak kilatan di langit malam. Cooke yang juga berasal dari Marshall Space Flight Center NASA di Alabama mengklaim bahwa 'beberapa orang' di Colorado melaporkan penampakkan meteor Gamma Delphini. (fmh)