19 April 2015

Banyuwangi City Tour & Race 2015


Setelah sukses menggelar Banyuwangi City Tour and Race pada 2014 lalu, Pemkab Banyuwangi kembali menggelar ajang yang sama. Ajang bersepeda mengelilingi kawasan kota Banyuwangi ini akan digelar Sabtu (18/4/2015) besok.

Penanggung Jawab ajang tersebut, Guntur Priambodo, mengatakan event ini terdiri dari dua kategori, City Tour dan Race (balap sepeda). Guntur mengatakan City Tour mengambil konsep fun cycling, yakni bersepeda santai sambil menikmati keindahan kota Banyuwangi.

Ditambahkan Guntur, karena sifatnya yang fun, City Tour ini bisa diikuti siapa saja. Selain mengundang masyarakat umum, kata dia, pihaknya juga mengundang para penghobi olahraga sepeda baik individu maupun komunitas untuk meramaikan acara ini.

“Ini upaya kami untuk terus mendorong agar olahraga bersepeda menjadi gaya hidup yang sehat, terutama bagi anak muda. Siapa pun boleh ikut. Masyarakat bisa mendaftar langsung ke Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan, atau outlet yang telah ditentukan," ujar Guntur, yang juga menjabat sebagai ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Banyuwangi itu.

Guntur menargetkan peserta yang ikut City Tour sebanyak 10 ribu orang. Para peserta akan diajak berkeliling kota Banyuwangi sepanjang 8 KM. Selain menikmati kota juga untuk mengetahui sejumlah check point yang ada di kota Banyuwangi ini.

“Kota Banyuwangi saat ini sudah tertata dan rapi, taman-taman kota juga indah. Banyuwangi juga dua tahun berturut-turut menerima Adipura. Kita ingin keindahan kota ini bisa dinikmati oleh banyak orang. Mereka nanti juga bisa tahu tetenger yang ada di kota, mulai dari Patung Pahlawan di Simpang Lima hingga TMP yang asri,” terang Guntur.


Dimulai pukul 06.00 WIB, peserta City Tour akan mengambil start di depan Taman Blambangan dan finish di Taman Blambangan kembali.“Rute City Tour dimulai dari Taman Blambangan – PLN – Pendopo – menuju ke selatan ke arah Patung Kuda – Jalan Baru (Jl. Kepiting) – Jl. MT Haryono – Jl. Wakhid Hasyim – Jl. Dr. Sutomo – hingga finish di Taman Blambangan lagi,” kata Guntur.

Sementara untuk kelas balapan ini rencananya akan dimulai pukul 09.00, setelah City Tour usai. Balapan ini terbagi kategori semi profesional dan profesional. Semi pro akan diikuti oleh siswa SD, SMP dan SMA se-Banyuwangi.

“Akan ada perwakilan dari tiap sekolah untuk ikut kompetisi ini,” kata dia.

Kategori profesional, kata Guntur, akan diikuti oleh peserta yang biasa ikut lomba baik tingkat daerah, nasional maupun internasional. Ini terbagi dalam kelas Pemula, Junior, Executive, Man Elit dan Women Elit.

Para pebalap pro tersebut akan menempuh rute kriterium sepanjang 2,4 KM dengan sejumlah putaran. Kelas pemula (< 16thn) 2 lap, Junior (< 18thn) 4 lap, Woman 4 lap, executive 5 lap, dan man elite sebanyak 10 lap. Rute kriterium, start Taman Blambangan – PLN – Pendopo – menuju ke arah simpang lima (Perliman) – Jl. Dr Sutomo.

"Setelah menempuh lap terakhirnya, semua kelas akan langsung mengakhiri balapannya di Pos 1 Tawonan Ijen."

Ditambahkan Guntur, sejumlah peserta luar kota telah menyatakan siap berlaga di balapan ini. Seperti Pengda ISSI Malang, Bali, Probolinggo, Jember, Gresik, Surabaya Road Bike Community, KFC, dan atlet tim andalan Banyuwangi BRCC (Banyuwangi Road Cycling Club. “Selain itu, di kelas executive akan diikuti penghobi sepeda nasional, seperti Azrul Ananda," pungkas Guntur.

Teluk Banyu Biru “Selanggrong” Banyuwangi

Satu lagi pesona alam Banyuwangi kali ini Teluk Banyu Biru atau sebutan lokalnya “Selanggrong”, anda tak salah dengar, Teluk Biru bukan Teluk Hijau yang mungkin sudah pernah anda dengar sebelumnya.
Kawasan yang masih berada dalam area Taman Nasional Alas Purwo ini ditandai oleh suatu cekungan pantai yang menjorok ke daratan dan air yang biru dan tenang. Teluk ini dipisahkan oleh tanjung kecil dengan kawasan Perpat. Di teluk Banyu Biru ini, aktivitas diving, ski air, swimming, kanoing maupun berperahu dapat dilakukan. Dengan selingan bagang kambang dan bagang tancap, aktivitas olahraga air di kawasan ini menjadi lebih enjoy dan mengasyikan.
Pantai berpasir putih, lutung, elang laut dapat menjadi selingan menarik saat beristirahat di sepanjang pantainya yang ditumbuhi oleh lamun (rumput laut). Aktivitas menjaring ikan juga dapat dilakukan, karena kawasan ini menurut para nelayan merupakan kantong ikan. “Ikan yang datang tidak akan pergi lagi, karena warna airnya yang biru dan perairannya yang tenang.” Di bagian tengah, terdapat sungai (sunglon) yang disampingnya terdapat tonjolan daratan yang sering disebut sebagai Legon.


Di Legon ini perairannya relatif tenang dan dapat  digunakan untuk beristirahat di atas perahu tanpa takut  terkena goncangan ombak yang hebat.
Untuk sampai ke tempat ini anda harus melewati jalur laut selama 2-3 jam, dikarenakan belum adanya jalur darat. Untuk sampai kesana anda bisa menyewa kapal dari jasa tour yang ada di Pelabuhan Muncar, tarif yang dikenakan cukup murah yakni Rp. 150.000/orang. Atau anda bisa menyewa paket untuk 6 orang seharga Rp. 800.000, itu pun sudah mendapat fasilitas lengkap seperti : transportasi PP, makan, peralatan menyelam, dan media transplantasi terumbu karang.

14 April 2015

Isu Skandal Bupati Banyuwangi Jelang Pilkada

Ayu Azhari Nikah Siri dengan Bupati Banyuwangi, Eri: Biasa, Isu Jelang Pilkada

 Kabar nikah siri Ayu Azhari dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang bikin heboh netizen, diduga digulirkan jelang pilkada di Kabupaten paling timur di pulau Jawa tersebut.

Pasalnya kabar pernikahan siri tersebut sudah ramai sejak Maret lalu, namun kembali diramaikan jelang mendekati pilkada yang akan dihelat Desember 2015.

“Itu Biasa, isu jelang pilkada,” kata pegawai Abdullah Azwar Anas, Eri Irawan, Rabu (8/4).

Seperti diketahui Banyuwangi akan menggelar Pilkada pada akhir tahun ini. Terlebih lagi orang nomor satu di Banyuwangi itu akan kembali mencalonkan diri.

“Jadi isu-isu miring yang dituduhkan ke Azwar Anas tersebut diduga terkait dengan Pilkada 2015,” katanya yang juga menepis isu nikah siri tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ayu Azhari membeberkan pernikahan sirinya dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Ayu mengakui hal itu saat menghadiri diskusi dengan Forum Klarifikasi Ulama dan Tokoh Banyuwangi (FKUTB).

“Aku kan nikah sama dia (Bupati Banyuwangi – Abdullah Azwar Anas), enggak usah diiniin (perjelas) tapi insidently happen, sudah terjadi mau diapain lagi,” beber Ayu Azhari.

05 April 2015

Danang D'Academy ke babak 10 besar Nobar-Discovery & Warga Banyuwangi Dukung Danang

alhamdulillah... makasihhh teman2...
berkat doa dan dukungan dari teman2 semua...
danang lolos ke babak 10 besar
danang cuma bisa berusaha dan memberikan yang trbaik buat teman2.

sampai ketemu minggu depan ...


Danang merupakan salah satu Lare Osing yg merupakan Banyuwangi Fans, mengikuti segala perkembangan tim Laskar Blambangan.

Video= https://www.youtube.com/watch?v=ixBCv2e5BpM

 

 Dukung Danang D'Academy 2 Indosiar dari Banyuwangi, dengan cara :
                    Ketik DA spasi DANANG kirim ke 97288 - 98888


31 Maret 2015

Manis Beach-Pantai Parang Kursi-Banyuwangi


Pantai Parang kursi, Surga Lain Banyuwangi di Balik
 Rerimbunan Pohon

 Video= https://www.youtube.com/watch?v=JdW-Ejgiu5Y
Pantai parang kursi atau disebut juga karang kursi merupakan salah satu pantai indah berpasir putih yang masih sangat jarang terjamah oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Sama dengan pantai Wedi Ireng yang masih sangat perawan yang bahkan lebih perawan dari pantai teluk hijau atau green bay. Mungkin banyak para traveller yang belum pernah mendengar nama pantai ini. Bahkan di google pun tidak terlalu banyak informasi tetang Pantai Parang Kursi, karena jelas kalah tenar dari pantai semacam Pulau Merah, Sukamade, Teluk Hijau ataupun Plengkung. Tapi soal keindahannya, tidak perlu diragukan lagi. Pantai dengan air yang sangat jernih, pemandangan hijau disekitar bibir pantai, karang-karang yang tersusun rapi, semuanya terpadu menjadi surga lain banyuwangi yang tersembunyi di balik rerimbunan pohon.


Pantai Parang Kursi terletak di Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi, lebih tepatnya berada diantara Pantai Lampon dan Pantai Pulau Merah. Akses jalan dari arah Jember Jika memakai kendaraan umum atau bus ambil arah Banyuwangi berhenti di terminal Jajag, dari terminal Jajag bisa memakai bus damri atau minto ke arah Pesanggaran atau Sarongan, dari perempatan Pesanggaran ke arah selatan ke pantai Lampon, tepat di ujung Pantai Lampon sebelah barat (InsyaAllah, karena kurang tau arah, hehe) terdapat penitipan sepeda motor dan juga perahu untuk menyeberang sungai, dari sana bisa Jalan Kaki kurang lebih 1 KM mengikuti petunjuk.